Si Kambing Punya Simbah

Sesaat setelah anak kambing simbah lahir, segera diangkat dan disisihkan dari induknya, hal ini bertujuan untuk menghindari cempe terinjak atau tertindih oleh induk sendiri, karena induk yang melahirkan kadang suka berjalan, anak kambing atau cempe yang baru lahir kondisinya sangat rawan dan lemah. Setelah anak kambing lahir simbah membersihkan dengan kain kering atau handuk, terutama pada bagian muka/hidung, karena anak kambing yang baru saja keluar biasanya hidungnya terganggu/tertutup oleh lendir, yang bisa menganggu atau mempersulit anak kambing untuk bernafas. Waktu normal yang dibutuhkan untuk berdiri cempe biasanya tidak lebih dari 2 jam. Anak kambing bisanya memiliki waktu normal sekitar 2 jam untuk bisa berdiri sendiri.

Layaknya mamalia, semua pasti menyusu induknya. Semua kebutuhan makanan ada pada susu yang diberi oleh induk ke anaknya.  Biasanya cempe pada awal-awal menyusui akan merasa kesulitan dalam mencari putting susu induk, hal ini mengharuskan simbah membantu anak kambing tersebut menyusu ke induknya, pada umumnya anak kambing membutuhkan waktu selama 3 hari untuk benar-benar bisa berdiri sendiri dengan tegak dan menyusu pada induknya.

Baca lebih lanjut

Memanfaatkan Ban Bekas Menjadi Meja Hias

Kemarin waktu ke rumah teman yang sekitarnya banyak tukang tambal ban + ganti ban, munculah keinginan ini. Membuat meja dari ban bekas….jeng jeng. Meja yang ane buat ini lumayan lah buat hiasan kamar, plus memanfaatkan barang-barang bekas menjadi barang yang berguna..hehe. Itung itung membantu program GO GREEN. Penampakan jadinya seperti ini,

 

Untuk membuat meja seperti punya ane bahan-bahnnya gag terlalu banyak, cukup memanfaatkan ban bekas, kaca 5mm, lampu –set.

Baca lebih lanjut

Ucapan Untuk Ibu

Telat satu hari sebenarnya untuk kasih ucapan ini ke ibu. Tapi gak ada kata terlambat untuk ibuku. Kemarin hampir lupa juga kalo ternyata kemarin hari ibu, lah hampir tiap hari jadi hari ibu buatku (haha leboys). Langsung ingat, langsung sms ibu, lah ibu kok gak bales-bales. Ada apa gerangan???. Malemnya ibu bales…lah kata-katanya bikin nangis. Thanks mam for everything. Terimakasih atas doa yang selalu kau panjatkan seusai Sholatmu. Terimakasih karna kau telah membesarkanku, membimbingku, mengajariku, dan semuanya. Sudah sulit ku berkata-kata, karena dipikiranku saat ini hanya ingin berterimakasih kepadamu, semoga doa dan citamu bisa terkabul, amien.

Bertepatan tanggal 22 Desember, adikku juga ulang tahun, haha. Met ultah ya nduk, semoga semua harapan bisa menjadi kenyataan, tetap menjadi anak yang berbakti pada orangtua, tambah kuat iman nya, menjadi orang yang lebih baik. Dan yang penting tahun ini LULUS.

Menuju Rumah Teletubies

Beberapa hari yang lalu bersepeda bareng bareng dengan SETANG (Sepeda Tua Daengan). Kali ini tujuannya ke rumah teletubies. Yap, rumah ini sering disebut rumah teletubies karena berbentuk setengah bola mirip rumahnya teletubies (tontonan waktu masih kecil ni….). Rumah ni adalah program rehabilitas setelah gempa di Jogja beberapa tahun silam. Ada lumayan banyak rumah yang serupa dan berada dalam satu komplek perumahan yang sama.

Rumah Teletubies

Sebelum kita sampai di tempat tujuan kita (Rumah Teletubies) yang berada di daerah Piyungan, Bantul. Di tengah perjalanan kita menemukan tempat peninggalan kuno yang terdapat arca ataupun relief kuno. Langsung mampir aja ketempat itu. Kurang tau juga itu peninggalan apa, yang jelas itu peninggalan kuno. Habisnya gak ada tulisan itu peninggalan apa, jadi pada gak tau.

Banyak sekali pengalaman dan kegiatan yang ada saat bersepedaan kemarin. Kira-kira enaknya ketempat unik manalagi ya. Tunggu next trip berikutnya-lah.

Kotak pos, riwayatmu kini..

Kemarin sengaja pulang kampus naik motor pelan-pelan, nikmati suasana perjalanan maksudnya. Tanpa sadar lihat kotak pos di jalan, satu kotak pos terlewati. Lihat lagi kotak pos kedua, akhirnya jadi sadar kalau sekarang kotak pos seperti tidak terurus. Akhirnya ku foto kotak-kotak pos yang kulewati. Yah, semakin sadar kalau kotak pos dulu dan sekarang berbeda. Dulu kotak pos sangat penting bagi kita, tetapi riwayatmu kini ???. Pastinya bisa disimpulkan sendiri setelah melihat foto-foto dibawah ini, hehe.
Kotak Pos

Dulu setiap hari Pak Pos mengambil surat-surat yang ada di kotak pos kemudian mengirimkannya ke alamat yang tertulis di amplop surat tersebut. Begitu besar fungsi kotak pos, dan begitu besar pula jasa Pak Pos. Dulu surat merupakan alat komunikasi  jarak jauh yang begitu digemari. Bukan saja untuk alat komunikasi, tetapi juga untuk alat jejaring sosial lewat sahabat pena. Tetapi sekarang, semakin banyaknya alat komunikasi elektronik, surat tak lagi diminati oleh banyak orang. Kebanyakan orang sekarang lebih memilih handphone, internet dan sebagainya untuk memberikan kabar kepada sanak saudara, teman dan kerabatnya. Jelas, handphone ataupun internet lebih cepat dibandingkan dengan surat. Saya juga jarang dan hampir tak pernah surat menyurat saat ini, dulu sih lumayan sering, hehe.

Walaupun sekarang kebanyakan orang jarang surat-menyurat, tetapi saya pikir surat-menyurat masih penting dan akan sangat berguna bagi kita. Banyak hal yang bisa dilakukan dengan surat-menyurat, bahkan belum tentu semua peran surat-menyurat digantikan oleh alat komunikasi elektronik.