Menulis

Dan memang lama sekali tak menulis di blog ini, padahal ada banyak hal yang bisa di share disini. Menulis memang hal yang mudah-mudah susah atau bahkan susah-susah mudah. Semua memang tergantung pada diri kita untuk ada kemauan menulis. Menulis bisa  juga diawali dengan yang seperti saya lakukan ini, mengartikan menulis itu apa bagi kita. Dan sebenarnya apa saja bisa jadi tulisan, cerita pengalaman, ilmu yang di dapat, tutorial, berbagi cerita, resep masakan, tips trik, dan apa saja. Tapi memang kembali ke diri kita masing-masing, apakah bisa kita menulis dengan mudah?

Kalau kata Wikipedia, menulis itu adalah suatu kegiatan untuk menciptakan suatu catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara. Menulis biasa dilakukan pada kertas dengan menggunakan alat-alat seperti pena atau pensil. Pada awal sejarahnya, menulis dilakukan dengan menggunakan gambar, contohnya tulisan hieroglif (hieroglyph) pada zaman Mesir Kuno. Tulisan dengan aksara muncul sekitar 5000 tahun lalu. Orang-orang Sumeria (Irak saat ini) menciptakan tanda-tanda pada tanah liat. Tanda-tanda tersebut mewakili bunyi, berbeda dengan huruf-huruf hieroglif yang mewakili kata-kata atau benda. Kegiatan menulis berkembang pesat sejak diciptakannya teknik percetakan, yang menyebabkan orang makin giat menulis karena karya mereka mudah diterbitkan.

Baca di blog nya Nukman Luthfie, katanya menulis itu gampang lho, baca aja di blog Nukman Luthfie.

Lupakan dulu kategorisasi yang memusingkan kepala. Karena sebagian besar jenis tulisan bisa dikatakan baik dan benar bila memenuhi rumus baku yang sama. Yakni 5W + 1H.

Nah itu untuk tulisan yang benar-benar tulisan bagus, tapi yang jelas menulis itu tidak dibatasi, tuangkan apa yang ada di pikanmu. Tulis apa yang bisa kita share dan tentunya berguna buat orang lain.

Keep writing cuy . . . .

Nol Post

Lama sekali ndak corat-coret disini. Rasanya sulit juga ya nulis itu, kadang ada ide tapi sulit untuk ditulis. Kadang ada mau tapi sulit untuk nulis. Kadang dan kadang. NOL POST, inilah penyakit yang di alami, NOL POST berarti tak ada posting dan tak ada coretan disini. Sangat membuat anjlok page rank. Padahal emang page rank -nya paling bawah.

NOL POST membuat jari ini ingin mengetik sesuatu yang membuat sesuatu di sini. Untuk memecahkan NOL POST kali ini pun ngasal aja nulisnya, penting ke isi daab. Yah namanya juga gabisa nulis dengan baik, jadinya gini dah. Moga saja NOL POST ini berlanjut ke ONE POST dan seterusnya.

Karena ini untuk mengawali posting ku di blog, mungkin dicukupkan sampai di sini (padahal binggung meh nulis opo). Yah semoga penyakit NOL POST bisa sembuh dan blog ini kembali hidup lagi.

Dan mungkin selanjutnya akan terisi cerita KKN ku, wahaha ra penting yo. Yah hari ini hari pertama KKN ku di Dusun Paten, Desa Tuksono, Kecamatan Tuksono, Kabupaten Kulon Progo. Dan tinggal di rumah yang berada di bawah SUTET, tapi enak juga. Alhamdulillah dapat tempat enak ( Big Thanks buat Pak Puryanto selaku Kepala Dusun Paten / tuan rumah, serta DPL yang juga baik hati,Pak Irwan ).

Disini kira-kira tempatnya.

Yap, sudah cukup sampai di sini saja, besok dilanjut.

Si Kambing Punya Simbah

Sesaat setelah anak kambing simbah lahir, segera diangkat dan disisihkan dari induknya, hal ini bertujuan untuk menghindari cempe terinjak atau tertindih oleh induk sendiri, karena induk yang melahirkan kadang suka berjalan, anak kambing atau cempe yang baru lahir kondisinya sangat rawan dan lemah. Setelah anak kambing lahir simbah membersihkan dengan kain kering atau handuk, terutama pada bagian muka/hidung, karena anak kambing yang baru saja keluar biasanya hidungnya terganggu/tertutup oleh lendir, yang bisa menganggu atau mempersulit anak kambing untuk bernafas. Waktu normal yang dibutuhkan untuk berdiri cempe biasanya tidak lebih dari 2 jam. Anak kambing bisanya memiliki waktu normal sekitar 2 jam untuk bisa berdiri sendiri.

Layaknya mamalia, semua pasti menyusu induknya. Semua kebutuhan makanan ada pada susu yang diberi oleh induk ke anaknya.  Biasanya cempe pada awal-awal menyusui akan merasa kesulitan dalam mencari putting susu induk, hal ini mengharuskan simbah membantu anak kambing tersebut menyusu ke induknya, pada umumnya anak kambing membutuhkan waktu selama 3 hari untuk benar-benar bisa berdiri sendiri dengan tegak dan menyusu pada induknya.

Baca lebih lanjut

Menuju Rumah Teletubies

Beberapa hari yang lalu bersepeda bareng bareng dengan SETANG (Sepeda Tua Daengan). Kali ini tujuannya ke rumah teletubies. Yap, rumah ini sering disebut rumah teletubies karena berbentuk setengah bola mirip rumahnya teletubies (tontonan waktu masih kecil ni….). Rumah ni adalah program rehabilitas setelah gempa di Jogja beberapa tahun silam. Ada lumayan banyak rumah yang serupa dan berada dalam satu komplek perumahan yang sama.

Rumah Teletubies

Sebelum kita sampai di tempat tujuan kita (Rumah Teletubies) yang berada di daerah Piyungan, Bantul. Di tengah perjalanan kita menemukan tempat peninggalan kuno yang terdapat arca ataupun relief kuno. Langsung mampir aja ketempat itu. Kurang tau juga itu peninggalan apa, yang jelas itu peninggalan kuno. Habisnya gak ada tulisan itu peninggalan apa, jadi pada gak tau.

Banyak sekali pengalaman dan kegiatan yang ada saat bersepedaan kemarin. Kira-kira enaknya ketempat unik manalagi ya. Tunggu next trip berikutnya-lah.

Kotak pos, riwayatmu kini..

Kemarin sengaja pulang kampus naik motor pelan-pelan, nikmati suasana perjalanan maksudnya. Tanpa sadar lihat kotak pos di jalan, satu kotak pos terlewati. Lihat lagi kotak pos kedua, akhirnya jadi sadar kalau sekarang kotak pos seperti tidak terurus. Akhirnya ku foto kotak-kotak pos yang kulewati. Yah, semakin sadar kalau kotak pos dulu dan sekarang berbeda. Dulu kotak pos sangat penting bagi kita, tetapi riwayatmu kini ???. Pastinya bisa disimpulkan sendiri setelah melihat foto-foto dibawah ini, hehe.
Kotak Pos

Dulu setiap hari Pak Pos mengambil surat-surat yang ada di kotak pos kemudian mengirimkannya ke alamat yang tertulis di amplop surat tersebut. Begitu besar fungsi kotak pos, dan begitu besar pula jasa Pak Pos. Dulu surat merupakan alat komunikasi  jarak jauh yang begitu digemari. Bukan saja untuk alat komunikasi, tetapi juga untuk alat jejaring sosial lewat sahabat pena. Tetapi sekarang, semakin banyaknya alat komunikasi elektronik, surat tak lagi diminati oleh banyak orang. Kebanyakan orang sekarang lebih memilih handphone, internet dan sebagainya untuk memberikan kabar kepada sanak saudara, teman dan kerabatnya. Jelas, handphone ataupun internet lebih cepat dibandingkan dengan surat. Saya juga jarang dan hampir tak pernah surat menyurat saat ini, dulu sih lumayan sering, hehe.

Walaupun sekarang kebanyakan orang jarang surat-menyurat, tetapi saya pikir surat-menyurat masih penting dan akan sangat berguna bagi kita. Banyak hal yang bisa dilakukan dengan surat-menyurat, bahkan belum tentu semua peran surat-menyurat digantikan oleh alat komunikasi elektronik.

Awal kehidupan Blog ku

Setelah sekian lama blog ini mati,akhirnya sekarang bisa hidup kembali. Sebenarnya bukan mati sungguhan, cuma lama buanget tidak terisi dengan artikel-artikel dari saya. pengen tau gimana cerita mati dan hidupnya kembali blog ini, begini ceritanya…..
Dahulu kala blog ku hanya untuk  posting tugas saja, tugas yang diberikan sang guru harus dipostkan di blog, nah nah selain itu juga ada tulisan-tulisanku yang gak ada hubungannya dengan tugas. Tetapi ditengah-tengan jalan seiring habisnya kontrak belajar dengan sang guru, blog ini tak pernah terjamah oleh tanganku, dan tak pernah terisi dengan tulisan-tulisanku. walhasil lama-lama semua postingan yang ada di blog ku ini kuhapus semua (gak tau pas itu sadar apa gak ya). Tetapi tau-tau semua artikel hilang. wah wah lama-lama jadi tambah males nambah artikel waktu itu. tetapi sekarang dengan berbagai alasan, saya akan menulis lagi di blog. Karena saya ingin berbagi apa yang perlu dibagi. Berbagi pengalaman, ilmu dan apa saja yang perlu dibagi…semoga dengan awal tulisan ini blog ku bisa hidup kembali dengan sehat wal afiat.